Skip to main content

Teori Pemisahan Kekuasaan (Trias Politica)



Teori Pemisahan Kekuasaan (Trias Politica)

Teori Pemisahan Kekuasaan (Trias Politika) merupakan konsep pemerintahan yang kini banyak dianut diberbagai negara di aneka belahan dunia. Konsep dasarnya adalah, kekuasaan di suatu negara tidak boleh dilimpahkan pada satu struktur kekuasaan politik melainkan harus terpisah di lembagalembaga negara yang berbeda. Trias Politika yang kini banyak diterapkan adalah, pemisahan kekuasaan kepada 3 lembaga berbeda: Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Legislatif adalah lembaga untuk membuat undang-undang, Eksekutif adalah lembaga yang melaksanakan undang-undang, dan Yudikatif adalah lembaga yang mengawasi jalannya pemerintahan dan negara secara keseluruhan, menginterpretasikan undang-undang jika ada sengketa serta menjatuhkan sanksi bagi lembaga ataupun perseorangan manapun yang melanggar undang-undang.
Prinsip pemisahan kekuasaan dikembangkan oleh dua pemikir besar dari Inggris dan Perancis, John Locke dan Montesquieu. Konsep pemisahan kekuasaan yang dikemukakan oleh dua pemikir besar tersebut kemudian dikenal dengan teori Trias Politica. Menurut John Locke kekuasaan itu dibagi dalam tiga kekuasaan, yaitu :
a. Kekuasaan legislatif, bertugas untuk membuat peraturan dan undangundang.
b. Kekuasaan eksekutif, bertugas untuk melaksanakan undang-undang yang ada di dalamnya termasuk kekuasaan untuk mengadili.
c. Kekuasaan federatif, tugasnya meliputi segala tindakan untuk menjaga keamanan negara dalam hubungan dengan negara lain seperti membuat aliansi dan sebagainya (dewasa ini disebut hubungan luar negeri).
Sementara itu Montesquieu dalam masalah pemisahan kekuasaan membedakannya dalam tiga bagian pula meskipun ada perbedaan dengan konsep yang disampaikan John Locke, yaitu :
a. Kekuasaan legislatif, bertugas untuk membuat undang-undang.
b. Kekuasaan eksekutif, bertugas untuk menyelenggarakan undang-undang (tetapi oleh Montesquieu diutamakan tindakan di bidang politik luar negeri).
c. Kekuasaan yudikatif, bertugas untuk mengadili atas pelanggaran undang-undang.
Dari dua pendapat ini ada perbedaan pemikiran antara John Locke dengan Montesquieu. John Locke memasukkan kekuasaan yudikatif ke dalam kekuasaan eksekutif, sementara Montesquieu memandang kekuasaan pengadilan (yudikatif) itu sebagai kekuasaan yang berdiri sendiri.2 Menurut Montesquieu dalam setiap pemerintahan tiga jenis kekuasaan itu mesti terpisah satu sama lainnya, baik mengenai tugas (functie) maupun mengenai alat perlengkapan (organ) yang melakukannya. Menurut ajaran ini tidak dibenarkan adanya campur tangan atau pengaruh-mempengaruhi, antara yang satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu ajaran Montesquieu disebut pemisahan kekuasaan artinya ketiga kekuasaan itu masing-masing harus terpisah baik lembaganya maupun orang yang menanganinya.


Daftar Pustaka
Suparto. 2019. "Teori Pemisahan Kekuasaan Dan Konstitusi Menurut Negara Barat Dan Islam", Hukum Islam, Vol. XIX, No. 1

Comments

Popular posts from this blog

Cara Reset IP yang tidak bisa di DHCP

Coba menggunakan perintah ipconfig /renew Caranya adalah : Jalankan CMD sebagai Administrator. Walau pun saya login sebagai Administrator, entah kenapa, tetap saja saya harus menjalankannya dengan cara klik kanan icon Command Prompt > Run as Administrator Ketik perintah netsh int ip reset c:\resetlog.txt . C:\resetlog.txt adalah lokasi file untuk menyimpan hasil resetnya. Hasilnya, seperti gambar berikut :   Apa fungsi Winshock? Winshock di Windows memungkinkan sistem untuk

Cara Setting Mikrotik di Winbox

la Langsung saja tanpa basa-basi lagian saya sudah capek mengetik. come on come on Baby.... Setting ip pc 1 Setting ip pc 2 Nyalakan mikrotik melalui virtual box Buka winbox Klik ... (titik titik) connect to tunggu sampai muncul angka di mac address Ketika sudah muncul kita klik lalu connect Lalu menuju ip address untuk settintg ip mikrotik Klik tanda “+” di address list, kemudian setting IP. Selanjutnya cek IP di mikrotik Terakhir tes Ping